Posts Mentioning RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • blidane 3:29 am on September 27, 2007 Permalink | Reply  

    Hasil perhitungan dengan Microsoft Excel2007 ngwaurr…. 

    Sejak 25 September 2007, milis salah satu IT Indonesia cukup heboh, pasalnya sebuah paket aplikasi perkantoran yang biasanya digunakan untuk perhitungan tidak menghasilkan hasil yang benar. Semalam saya penasaran untuk membuktikan wacana tersebut. CD MS-Office2007 yang saya pinjem dari teman seorang anak kesehatan mulai diinstall di notebook yang kebetulan sedang saya perbaiki (milik seorang dokter). Setelah instalasi selesai, langsung mencoba beberapa perhitungan yang membuat heboh. Perhitungan juga saya lakukan di Komputer saya yang terpasang Microsoft OfficeXP dan OpenOffice2.3.0.

    Hasilnya memang mengejutkan. Hasil perhitungan Microsoft Excel2007 berbeda dengan hasil yang muncul di Microsoft ExcelXP dan OpenOffice2.3.0. Karena penasaran, saya buka Kalkulator Windows dan Kalkulator biasa merk Casio. Hasilnya : Perhitungan dengan kalkulator Casio sama dengan hasil perhitungan dengan Kalkulator Windows, sama dengan hasil perhitungan dengan Microsoft ExcelXP, sama dengan hasil perhitungan dengan OpenOffice2.3.0. Namun, hasilnya tidak SAMA dengan yang dihasilkan Microsoft Excel2007. (More …)

     
  • blidane 2:33 am on September 27, 2007 Permalink | Reply  

    Selamat Pagi Pak, selamat anda memenangkan Grandprize Mobil 

    Pagi kemarin (rabu, 26/09/2007 pukul 07:09:23WIB) merupakan pagi yang mengejutkan. Betapa tidak, tidur yang terlalu larut malam karena acara tipi dan belajar linux yang bikin pegal linux, hasilnya ya bangun jadi kesiangan. Masih untung (dasar orang indonesia, selalu untung) ga telat ngantor.

    Pagi itu saya dikejutkan oleh dering ponsel butut ku yang buatan Siemen type ME75. Dengan mata yang belum melek terlihat nomer asing yang memanggil. Setelah diangkat, terdengar suara seorang pria di ujung sana dengan nada yang rada gugup. Kalau dari suaranya, sang penelpon berusia sekitar 25tahun.

    “Selamat Pagi Pak, maaf mengganggu. Selamat ya Pak, anda memenangkan hadiah grandprize Mobil dari Telkomsel. Untuk keterangan lebih lanjut, bapak dapat menghubungi grapari terdekat atau menghubungi nomer berikut. Tolong di catat pak” kata sang penelpon.

    Saya pun segera meraih pena dan mengambil bungkus CD Ubuntu yang 3 hari lalu saya terima dari Belanda. “OK, berapa nomernya pak”, tanya saya. “Baik, 0016258213999397″ jawab sang penelpon dengan mengeja nomer pelan-pelan. “Kok nomernya aneh, ini nomer apa pak?”, tanya saya. “Bapak hubungi saja atau hubungi grapari terdekat”, jawab sang penelpon singkat. “Maaf, dengan bapak siapa saya bicara?”, saya makin penasaran. Namun sang penelpon keburu menutup telponnya.

    Saya jadi senyum-senyum sendiri. Di otak saya ada beberapa kalimat yang bikin geli :1). Kok sebegitu mudahnya dapat mobil, padahal saya nggak ngapa2in. 2). Kok si penelpon nadanya gugup ya? 3). Kok nelponnya pagi banget, emang kantor sapa yang udah buka? 4). Kok nomer yang diberikan aneh banget?

    Saya coba analisa, kembali saya tersenyum geli, ada tiga kemungkinan : 1). Penipuan yang ujung-ujungnya minta duit. 2). Ada teman yang iseng ngerjain. 3). Telkomsel emang baik hati ke saya.

    Lima menit kemudian saya berhasil menghubungi callcenter Telkomsel. Saya dilayani oleh Yosi dengan ramah. “Selamat Pagi mbak, saya baru saja di telpon seseorang yang mengaku dari Telkomsel dan mengatakan saya memenangkan hadiah grandproze Mobil, saya diminta untuk menghubungi grapari terdekat atau ke 0016258213999397, mohon informasinya” tanya saya ke Mbak Yosi. “Sampai sekarang kita tidak memiliki program seperti itu” Jawab mbak Yosi setelah menanyakan nomer henpon saya. “Mbak, boleh saya tau nomer aneh tersebut nomer apa di Telkomsel”, tanya saya kembali. “Nomer tersebut tidak terdaftar di Telkomsel Pak, ada lagi yang bisa kami bantu”, Jawab Mbak Yosi dengan ramah. “Mbak, boleh saya tau pemilik nomer yang menelpon saya tadi yang menggunakan nomer +6285299663434 ?” tanya saya penasaran. “Maaf pak, kami tidak bisa memberikan informasi tersebut. Jika merugikan, bapak bisa datang ke grapari Telkonsel dengan membawa copy KTP, ada lagi yang bisa kami bantu?” jawab Mbak Yosi mengelak. “Ya udah deh. Terimakasih”jawabku dengan nada kecewa lalu menutup percakapan gratis tersebut.

    Menjelang siang, saya coba menanyakan informasi lebih detail ke Grapari Telkomsel, namun nada sibuk selalu saya dapat hingga pagi ini. Saya juga iseng menghubungi penelpon yang baik hati tersebut yang menggunakan nomer cantikĀ  +6285299663434, namun belum tersambung, selalu nada sibuk.

    Pengennya sih memberi kejutan kepada sang penelpon, atas balas budi memberi kejutan ke saya. Namun saya agak ragu, jangan-jangan sang penelpon adalah teman saya. Kasihan dong kalau di kerjain.

    Buat yang punya informasi tentang nomer +6285299663434 atau kepengen ngerjain nomer tersebut, boleh langsung action!! dengan akibat ditangunggung sendiri yaahh… Kalau ternyata ini nomer temanku, mohon maaf ya, saya uda coba hubungi kok…

     
    • Surya 3:34 pm on October 3, 2007 Permalink | Reply

      Ubuntu bukan dari belanda mas. Dari Afsel.

      ===Dane=====
      Terimakasih mas Surya ata kpmentarnya. Saya tersanjung banget atas kunjungannya.
      Iya ya, Ubuntu kan diambil dari bahasa orang sana ya? Tapi di sampul kiriman yang saya terima tertulis dari Nederland…
      Btw, darimana pun ga ngaruh deh. Yang Jelas Ubuntu emang emoy dan ga bikin kantong Buntu (dalam bahasa Palembang, Buntu dapat diartikan tidak punya uang) karena hanya bayar limaribu perak doang ke pak pos

    • Surya 1:49 pm on October 6, 2007 Permalink | Reply

      Lho saya kan bilang Ubuntu itu dari Afsel, dan dibuat sama orang Afsel. Wng saya cuma ngasih tau kok. Masalah shipit nya dari belanda, dari versi breezy, edgy juga saya tau, orang saya dapet kok. Masalah emoy atau nggak itu relatif mas, kalo cuma bisa make doang percuma hehehe….
      Main-main lah ke kantor saya, saya bukan orang palembang tapi saya tau kok arti buntu bahasa palembang. WOng kantor saya di Palembang kok. Kantor saya di sudirman. Nanti saya kasih liat propietary s/w yang dahsyat. Jangan cuma tau yang dikit kayak ubuntu, lagian ubuntu mahal kok untuk urusan repository kan perlu duit lagi……hehhehe

      ====dane====
      Terimakasih banget mas Surya. Ternyata mas Surya ini T-O-P B-G-T. Saya hanya user biasa, dan berkenalan dengan ubuntu belum lama, jadi ngeliat saja saya sudah takjub sekali apalagi kalau ada yang ngajarin mbuatnya dari nol. Saya berminat sekali untuk bisa melihat propietary s/w yang dasyat dari Mas Surya. Tentunya mas Surya juga tidak keberatan bagi Ilmu ke saya dong. Kalau boleh, mohon info nama kantor dan kapan saya bisa berkunjung ke Mas Surya. Japri aja ke bli.dane@gmail.com

    • Surya 9:44 am on October 8, 2007 Permalink | Reply

      Siapa mas orang indonesia yang bisa buat s/w dari nol. Saya yang kepingin kenal justru. Yang ada justru orang Indonesia tuh, baru bisa nginstal linux sudah merasa hacker wekekekeke

    • Surya 9:50 am on October 8, 2007 Permalink | Reply

      inget baru nginstal doang….wakakakakaka
      Gimana kalo bisa ngerubah linux jadi cisco lengkap dengan IOS nya. Atau Linux jadi PABX (Nortel mis) dan/atau yang kecil ajalah. Buat Linux jadi berharga bagi networking, dengan dns, MTA, IDS/IPS dll lah. Oh iya dapat salam mas dari teman2 nya di Bidar (gak mau disebut nama tuh)

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
esc
cancel