Backup data dengan commandline
Wahh.. data saya hilang nih, tolongin untuk kembaliin datanya dong… Begitulah pengalan kalimat user yang mengalami kehilangan data. Panik, ya suasananya jadi panik. Belum lagi user yang kejar tayang untuk menampilkan datanya yang hilang, semakin panik. Sebenarnya banyak software yang bergentayangan di internet yang dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan data yang hilang, masalahnya tiada satupun yang menjamin akan mulus, bahkan tidk jarang ga dapet sama sekali. Masalah lainnya adalah saat harddisk yang digunakan rusak total, ya masih bisa di ambil sih datanya, tapi mesti dibawa ke vendor dan tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Sebagai admin, tentunya juga mikirin yang namanya backup data. Banyak tools yang bisa membantu kegiatan ini dari yang bayar hingga yang didapat cuma-cuma, tergantung anggarannya deh.

Backup dengan bantuan ZipGenius (gratis). Langkah pertama tentunya Install ZipGenius di PC yang datanya hendak di backup. Setelah itu buka notepad dan buat file scriptnya yang diberinana kesukaan Windows, Misalnya backup.cmd atau backup.bat. Isinya sbb:
c:\Progra~1\ZipGen~1\zg -add D:\coba\test.zip C5 R1 “D:\dokumentasi\”+*.doc +*.xls +*.ppt +*rpt
c:\Progra~1\ZipGen~1\zg adalah perintah untuk memanggil ZipGenius yang terinstal di folder tsb
-add adalah Opsi untuk menambahkan file kedalam backup
D:\coba\test.zip merupakan lokasi dan nama file backup
C5 R1 merupakan opsi untuk melakukan lever kompresi data yang di backup
“D:\dokumentasi\” merupakan lokasi dimana isi folder akan di backup
+*.doc +*.xls +*.ppt +*rpt merupakan extensi file yang akan di backup. Jadi hanya file2 yang berekstensi tsb yang akan di backup

Backup menggunakan WinZip.
Untuk dapat menggunakan WinZip sebagai tools backup, WinZip harus terinstal komputer dan sudah dilakukan register. Jangan lupa untuk menginstall WinZipCommandline. Jika suah, buat file script backup.cmd yang isinya sbb:
@echo off
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.DOC
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.TXT
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.XLS
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.PPT
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.JPG
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip -Jhrs -P -r -u -whs D:\test_01.ZIP E:\dokumentasi\*.MDB
C:\PROGRA~1\WINZIP\wzzip perintah untuk memanggil WinZip
-Jhrs -P -r -u -whs merupakan opsi untuk kompresi
D:\test_01.ZIP Lokasi dan nama file hasil backup
E:\dokumentasi\ Lokasi folder yang file2 nya yang akan di backup
*.MDB merupakan ekstensifile yang akan di backup







Hal itu terbukti dalam survei yang dilakukan terhadap 158 pekerja dan 159 manajer TI dari perusahaan di Australia yang memiliki lebih dari 50 karyawan. Dari hasil survei ditemukan bahwa 59 persen perusahaan yang disurvei tidak memblokir jaringan berbagi file, sedangkan 47 persen tidak menggunakan filter untuk menyaring lalu lintas internet.

Hhhmmm…lumayan, bisa ketemu lagi dengan daftar template Cacti. Sengaja di copy-paste biar mudah nyarinya. Karena saat dibutuhkan kerap susah di temukan. Template yang tersedia powerfull banget untuk monitoring, meskipun beberapa diantaranya ada yang sudah usang. Kepengennya sih menemukan kompilasi dari SELURUH template cacti, jadi tinggal pake aja saat diperlukan. Ada yang sudah menemukan kompilasinya? tell me plss..
Surya 10:07 am on October 29, 2007 Permalink |
Terus situ sendiri kapan pergi juga wuakakakakak
===dane===
Kalau merasa iba, mbok yo saya di bantuin dong